JALAN DERITA

Lukas 9 : 22 – 27
“..Setiap orang yang mau mengikut Aku” (ay. 23).

Seorang pengkhotbah ternama di Amerika Serikat pada abad ke-18, Edwin Hubbel Chapin pernah berkata: “In sorrow and in suffering are hidden the spring of peace and power that can be affected by no outward storm” (Dalam duka dan penderitaan tersembunyi mata air kedamaian, dan kekuataan yang tidak dapat diguncang badai). Kata-kata bijak ini mengingatkan kita bahwa pencarian kedamaian dan kekuatan hati mensyaratkan jalan-jalan derita dan kepedihan. Inilah juga yang diingatkan Yesus kepada para pengikut-Nya tentang jalan penderitaan salib yang harus dipikul. Salib di satu sisi adalah tentang penderitaan, pengorbanan, kematian, yang harus dialami oleh setiap orang percaya yang mau menjadi pengikut yang sesungguhnya. Namun, di sisi lain yang perlu dipahami adalah bahwa salib juga tentang ke menangan, kasih, kebangkitan dan hidup. Dua kutub yang saling berseberangan ini ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Mata air kehidupan, kasih, kemenangan, dan kebangkitan hanya dapat kita temukan dan alami melalui jalan-jalan salib. Ketika Tuhan memperkenankan salib hadir dalam kehidupan untuk kita pikul, sering kali hati dan pikiran kita terpaku pada duka lara, kecewa, luka, dan tekanan yang harus kita tanggung. Semua beban itu membuat kita kehilangan semangat, dan asa pun perlahan menguap atau menjadi sirna. Bagai memandang langit, dan yang terlihat hanyalah mendung pekat semata. Jangan biarkan jiwa kita menjadi patah dan layu, pandanglah jauh ke depan. Semua itu menggiring kita pada kasih karunia Allah, dan pada saatnya hati kita akan penuh dengan rasa haru dan takjub, serta bersyukur bahwa Tuhan perkenankan salib itu ada dalam hidup kita.

♪ KJ. 375
Doa : (Atas salib yang Engkau ijinkan ada dalam hidupku, aku ucapkan “Syukur pada Mu ya Tuhan” sebab semua itu adalah jalan-jalan kemenangan dan kemuliaan bagiku. Amin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *