TUHAN MENGETAHUI PENDERITAAN UMATNYA

Keluaran 3 : 7 – 12
“Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. (ay. 7)

Israel harus menjalani kehidupan yang penuh penderitaan dan kesengsaraan selama di tanah Mesir. Mereka tidak ber daya dan terjerat dalam keputusasaan. Beban dalam ke hidupan dan tuntutan penguasa semakin hari semakin berat. Semua pekerjaan harus dikerjakan sendiri, beban kehidupan harus dipikul sendiri, waktu terasa berjalan begitu lambat. Harapan untuk keluar dari penindasan dan tindakan eksploitasi oleh para penguasa hanya tinggal mimpi. Tidak ada harapan dan tidak ada masa depan. Tuhan yang mereka sembah, Tuhan yang telah berjanji setia kepada leluhur mereka: Abraham, Ishak dan Yakub rasanya tidak berbuat apa -apa dan diam seribu bahasa. Ternyata apa yang mereka pikirkan bertentangan seratus delapan puluh derajat dengan apa yang Tuhan pikirkan. Se mua yang dijalani, semua yang dialami; kesengsaraan, tangi san dan air mata yang tumpah sama sekali tidak pernah luput dari perhatian Tuhan. Sabda Tuhan kepada Musa: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh-sungguh kesengsara-an umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya Aku mengetahui penderitaan mereka.” Itulah pengalaman umat Tuhan dengan Tuhan dan itu juga merupakan peng hiburan dan kekuatan bagi umat Tuhan zaman ini yang me rasa ditinggalkan dan dilupakan dalam penderitaan mereka. Pada saat kita merasa sendiri dan tidak berdaya, ternyata Tuhan beserta kita. Pada saat kita merasa dilupakan dan di tinggalkan, ternyata Tuhan tidak pernah melupakan dan men inggalkan kita. Pada saat kita merasa teriakan kita di-abaikan Tuhan, ternyata Tuhan sedang mendengar kita.

♪ GB. 75 : 2
Doa: (Berikanlah kami kepekaan ya Tuhan, agar kami bisa merasakan kehadiran Mu di dalam penderitaan. Berikanlah kami mata iman untuk bisa melihat tangan Tu han di dalam pergumulan. Amin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *