AKULAH TUHAN

Keluaran 7 : 14 – 18
Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah TUHAN” (ay. 17a).

Dalam sebuah drama yang dipentaskan di suatu Jemaat, ada seorang pemuda yang didandani seperti lazimnya seorang pengemis. Menariknya, ia sudah mulai menjalankan aktingnya sejak di dalam halaman gereja tanpa ada seorang pun yang mengenalinya, kecuali sesama pemain drama. Reaksi warga jemaat yang datang dan melihatnya bermacam-macam, ada yang memberikannya uang, tetapi ada juga yang memarahi dan meng usirnya karena kehadirannya dianggap mengganggu. Orang yang memarahi si“pengemis” tadi tidak mengetahui bahwa yang di marahinya itu adalah pemuda gereja yang sedang memainkan skenario drama karena wajahnya “tertutupi” atribut. Firaun tidak mengenal Allah Israel karena “tertutupi” oleh ke kerasan hatinya sendiri. Allah berulang kali menyatakan diri pada nya melalui beberapa peristiwa mujizat. Setelah peristiwa tongkat menjadi ular, dimana tongkat Musa menelan tongkat para ahli sihir dari Mesir, Firaun tetap mengeraskan hatinya. Sekali lagi Allah mau menyatakan kuasa-Nya melalui peristiwa diubahnya air sungai Nil menjadi darah, agar melalui hal tersebut Firaun sungguh-sungguh mengetahui siapa TUHAN. Allah bermaksud memperlihatkan kebesaran kuasa-Nya dan meng-hendaki agar Israel dibebaskan dari perbudakan. Apa yang Allah buat me nunjukkan siapa diri-Nya sesungguhnya. Ia sanggup men jungkirbalikkan segala sesuatu. Air yang menjadi kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia diubah menjadi sesuatu yang mematikan jika dikonsumsi. Firaun sedang diperkenalkan siapa TUHAN, Allah Israel itu karena selama ini ia selalu mengeraskan hatinya. Kisah ini mengingatkan kita untuk memeriksa diri, apakah kita juga “tertutupi” oleh kekerasan hati seperti halnya Firaun? Perlu kita mengingat kembali bahwa Ia selalu meng-hadirkan “tanda” untuk menunjukkan bahwa diri-Nya adalah TUHAN kepada kita. Ia adalah Allah yang mau hadir dan berkarya atas kehidupan kita. Allah yang mengasihi kita dengan ketulusan dan kesungguhan.

♪ KJ. 362 : 2
Doa: (Tuhan, tolong ajarkan kami untuk semakin mengenal Engkau lebih dekat dan dalam lagi. Amin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *