KURBAN SAJIAN

Imamat 2 : 1 – 9
“Apabila seseorang hendak mempersembahkan persembahan berupa korban … kepada TUHAN, hendaklah persembahannya itu tepung yang terbaik…” (ay. 1)

Kurban sajian adalah terjemahan dari bahasa asli Ibrani “minha”. Di dunia sekuler kata ini dipakai untuk berbagai hadiah, misalnya dari seorang raja kepada raja yang lain sebagai tanda penghormatan, terimakasih, dan persahabat an. Di dalam Kitab 1 Raj. 4:21 kata itu diterjemahkan dengan “upeti” dalam Kitab 2 Raj. 20:12 kata itu diterjemahkan dengan “pemberian”. Di bidang keagamaan kata itu pada aslinya di pakai untuk kurban, baik dari hasil peternakan maupun pertanian (lihat Kej. 4:3, persembahan Kain dan Habel). Di dalam bacaan ini terkandung berbagai aturan yang harus ditaati oleh baik pemberi kurban maupun para imam. Beberapa di antaranya yang perlu kita simak ialah: bahan baku untuk kurban haruslah yang terbaik; bau asap kurban harus yang menyenangkan Tuhan; semua proses pelaksana annya harus dilakukan oleh para imam; dan kemurah-an Allah harus selalu diingat (ay. 9, ungkapan “bagian ingat-ingatan nya”). Khusus yang ketiga perlu diperhatikan, yaitu bahwa persembahan kurban itu hanya boleh dilayani oleh para imam, jabatan yang diwariskan turun-temurun. Negatifnya pelayanan kurban didominasi oleh imam, dan positifnya ada kepastian siapa pelaksananya. Di gereja pun demikian. Tidak sembarang orang boleh melakukan tugas pelayanan di gereja. Ada bahaya jika siapa saja yang merasa mampu berkhotbah misalnya, memaksa melakukan itu tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku. Kacau, bukan? Di gereja ada Presbiter. Tersedianya Presbiter, khususnya pendeta adalah penopang Gereja yang bertumbuh. Presbiter mengajak warga jemaat untuk mempersembahkan kurban syukur kepada Tuhan, sebagaimana nasihat Paulus dalam suratnya (1 Tes. 5 : 18). Dalam wujud apakah mengucap syukur itu kita lakukan?

♪ GB. 82 : 2
Doa : (Tuhan, tolong teguhkan iman kami agar mampu melihat ada banyak berkat-Mu dalam hidup ini, yang menjadi alasan untuk bersyukur. Amin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *