Imamat 4 : 22 – 26
Jikalau yang berbuat dosa itu seorang pemuka yang tidak dengan sengaja melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN, Allahnya, sehingga ia bersalah, ……diberitahukan kepadanya, haruslah ia membawa sebagai persembahannya seekor kambing jantan yang tidak bercela. (ay. 22,23)
Dosa adalah ketidaktaatan manusia di dalam hubungannya dengan TUHAN Allah. Upah dosa adalah maut (Roma 6:23). Sehingga ketika seseorang melakukan pelanggaran atau ketidaktaatan kepada TUHAN diperlukan pengampunan dosa daripada-Nya. Di dalam kitab Imamat, pengampunan dosa bagi pemuka/pemimpin dapat dilakukan dengan membawa kurban penghapus dosa berupa seekor kambing jantan yang tidak bercela. Pemuka/pemimpin yang dimaksud adalah pemimpin dalam bidang politik, bukan para imam (ay. 1). Namun kedua nya memiliki tanggung jawab yang sama besarnya sehingga tidak ada pembedaan signifikan dalam tuntutan kurban penghapusan dosa. Adapun caranya adalah setelah kurban disembelih maka darah kurban dibubuhkan pada tanduk tanduk mezbah kurban bakaran (ayat 25), darah selebihnya dicurahkan ke bawah mezbah korban bakaran, dan bagian lemak harus dibakar. Demikianlah pendamaian itu terjadi. Ada dua alasan mengapa Allah menuntut kurban. Pertama, Ia kudus sehingga tidak toleransi terhadap dosa. Kedua, karena keadilan-Nya maka perbuatan dosa harus diberi hukuman. Hukuman dosa itu ditanggung oleh kurban penghapusan dosa. Kristus Yesus sudah menjadi Penebus dosa dunia. Di dalam kasih-Nya kita memperoleh rahmat dan anugerah-Nya yang menyelamatkan (Roma 5:17). Dosa dan pelanggaran kita diampuni dan dihapuskan. Tugas kita adalah menjadi saksi saksi-Nya melalui perkataan dan perbuatan yang memuliakan nama-Nya. Kesaksian hidup tersebut ditonton oleh orang orang di sekeliling kita. Oleh karena sudah ditebus Kristus, maka kita tidak bisa lari dari tanggungjawab menjadi saksi yang baik dan benar tentang cinta kasih-Nya. Dengan demikian orang-orang di sekitar dapat melihat Kristus hidup di dalam kita. Itulah panggilan kita sebagai orang percaya. Selamat menjadi saksi Kristus!
♪ GB. 45:3
Doa: (Syukur kepada-Mu, ya TUHAN, karena Engkau berkenan mengampuni dosa dosa kami melalui Yesus, Anak Domba Allah. Amin)