1 Korintus 13 : 1 – 7
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memin dahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. (ay. 2)
Saya teringat seorang pendeta senior yang mengungkapkan bahwa membangun gedung gereja yang megah itu tidak sulit, tetapi membangun gereja sebagai persekutuan tubuh Kristus jauh lebih sulit. Rasul Paulus menyadari hal di atas. Pada pasal sebelum nya, Paulus mengingatkan kesatuan di tengah perbedaan je maat. Di antara jemaat Korintus terdapat orang-orang terpan dang yang berlatar belakang pendidikan baik dan tingkat kese jahteraan yang baik. Di lain pihak, ada pula jemat yang ber latar belakang pekerja atau masyarakat biasa. Masalah kemudian muncul di tengah jemaat, bahwa ada kelompok yang lebih nyaman dengan pelayanan Apolos, ada kelompok yang lebih suka dengan pelayanan Paulus. Di samping itu jemaat Korintus juga harus berhadapan dengan kelompok yang terpengaruh dengan filsafat Yunani, ada yang dipengaruhi tradisi-tradisi Yahudi. Paulus menyadari di tengah perbedaan, persekutuan adalah hal yang utama. Oleh karena itu, harus ada kasih yang menjadi dasar persekutuan. Melalui nas Alkitab yang kita baca ini, Paulus menyadari kasihlah yang perlu didahulukan, apa pun kelebihan dan kekurangan, juga perbedaan yang dimiliki jemaat. Kasih yang harus diutamakan oleh jemaat dibandingkan pikiran dan kemampuan lainnya. Kasih lebih utama daripada ucapan atau nubuatan. Bagi Paulus, kasih itu hadir melalui aksi. Kasih ditunjukkan dari dalam diri sendiri (ayat 4,6). Kasih itu ditunjukkan saat berhubungan dengan orang lain (ayat 5). Kasih juga ditunjukkan melalui pengendalian diri kita (ayat 7). Kita tentu menyadari bahwa perbedaan, bahkan konflik, tidak dapat dihindari di dalam persekutuan. Sementara itu waktu dan energi kita sudah habis untuk rutinitas, ritual, atau tradisi saja. Di sini kita memerlukan kasih yang menjadi dasar persekutuan kita.
♪ KJ. 424 : 1
Doa: Mampukan kami untuk menunjukkan kasih kami bagi ciptaan-Mu, karena Engkau lebih dulu mengasihi kami. Amin)